Sampang, // Pemerintah Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura Provinsi Jawa Timur menyalurkan ratusan karung beras Bulog langsung kepada masyarakat pada Minggu (23/8/2026). Sebanyak 542 karung beras dibagikan secara merata, di mana setiap Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat mendapatkan jatah sebanyak 3 karung beras tersebut.
Kepala PJ Desa Panyepen. Abdullah, menegaskan bahwa penyaluran ini merupakan perwujudan nyata dari komitmen pemerintah dalam melindungi kesejahteraan masyarakat. Beliau berpesan kepada seluruh warga penerima manfaat mengenai pentingnya program ini dalam skala yang lebih luas.
“Tujuan utama kebijakan pemerintah tentang beras Perum Bulog adalah menjaga ketahanan pangan nasional, mengamankan harga di tingkat produsen dan konsumen, serta mengelola Cadangan Beras Pemerintah (CBP) demi stabilitas harga dan perlindungan sosial,” ujar Abdullah di sela-sela kegiatan pembagian. Program transformasi Bulog ini pun mendapat apresiasi positif dari masyarakat setempat.
Sejarah panjang Bulog yang bermula dari ide awal Presiden Soeharto pada tahun 1967 kini terus berevolusi dalam menjaga stabilitas pangan di tingkat akar rumput.
Wirda (24), salah seorang ibu rumah tangga di dusun Ba’batoh Desa Panyepen, turut memberikan pandangannya mengenai peran lembaga logistik pangan ini.
“Ide awal pembentukan lembaga logistik pangan yang melahirkan Badan Urusan Logistik (Bulog) dicetuskan oleh Presiden Soeharto pada tahun 1967. Tanggapan masyarakat terhadap kebijakan penguatan dan transformasi Bulog, termasuk penyerapan gabah petani dan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), umumnya positif karena membantu menjaga keterjangkauan harga, meski sebagian mengawasi potensi masalah tata niaga,” kata wirda.
Penyaluran beras di Desa Panyepen berjalan dengan tertib dan lancar. Program penguatan pangan seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut secara transparan guna memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan hak perlindungan sosial secara adil dan merata.
Redaksi//
Bara-News.it.com
(Efendi)













