GALIAN CANTUK DISOROT! KLAIM “IZIN LENGKAP” DIPERTANYAKAN, TRUK GALIAN TETAP HILIR-MUDIK

MAT SUKENI

- Redaksi

Rabu, 9 September 2026 - 21:57 WIB

5014 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*BANYUWANGI, JATIM*  Gumuk Kesambi, Desa Cantuk, Kecamatan Singojuruh mendadak panas. Aktivitas tambang Galian C di sana kembali disorot tajam. Di satu sisi pengelola mengklaim “izin sudah lengkap”. Di sisi lain, truk-truk bermuatan batu dan tanah urug sudah hilir-mudik diperjualbelikan.  Pertanyaannya satu: *legal atau akal-akalan?*### *KLAIM VS FAKTA DI LAPANGAN*

Pengelola yang disebut berinisial *“Cip”* sempat menyatakan seluruh perizinan Galian C telah beres.

Namun hasil komunikasi dan penelusuran *YBH Pegasus Patalala* justru menemukan kejanggalan. Salah satu dokumen krusial *RKAB – Rencana Kerja dan Anggaran Biaya* disebut belum tuntas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anehnya, kegiatan penambangan tetap jalan. Material tetap digali, diangkut, dijual.

“Kalau izinnya lengkap, kenapa masih ada yang belum beres? Kalau belum beres, atas dasar apa berani jualan?” ketus sumber internal YBH.

### *KLARIFIKASI BUNTU, AJAK KETEMU MALAM-MALAM*

Ketua Umum YBH Pegasus Patalala, *Joko Hariyanto, S.H.*, mengaku sudah meminta klarifikasi terbuka lewat WhatsApp. Jawabannya? Buntu.

Bahkan, pertemuan malah diarahkan ke rumah pribadi dan kantor ASPAMIN pada malam hari.

“Ini persoalan publik, menyangkut hukum dan lingkungan. Seharusnya dibahas terang-terangan di kantor dan jam kerja, bukan sembunyi-sembunyi malam-malam,” tegas Joko.

 

Lebih greget lagi, “Cip” disebut-sebut mengaku sebagai *Sekretaris ASPAMIN*. Setelah ditelusuri, status itu *belum bisa dikonfirmasi kebenarannya*.

 

### *JALAN RUSAK, RAKYAT YANG NGERASAIN*

Sementara perizinan masih simpang siur, dampaknya sudah nyata.

Jalan desa yang dilalui truk pengangkut kini retak, bergelombang, berlubang. Begitu hujan turun, jalan berubah jadi arena seluncur yang berbahaya.

 

“Jangan sampai nyawa warga jadi taruhan demi segelintir keuntungan,” ujar warga sekitar.

 

### *TANTANGAN TERBUKA: APH JANGAN DIEM SAJA!*

Geram dengan situasi ini, YBH Pegasus Patalala melempar tantangan terbuka.

*APH, Polda Jawa Timur dan Gakkum KLHK diminta turun langsung ke lokasi. Sekarang!*

 

Cek dokumen. Cek izin. Cek aktivitas. Cek dampak.

“Jangan nunggu laporan. Turun, buktikan! Kalau memang legal, kami dukung. Tapi kalau ilegal dan merusak, sikat sesuai hukum yang berlaku,” tantang Joko.

“*Kami tidak anti investasi, tidak anti tambang.* Tapi legalitas harus jelas. Dampak ke masyarakat harus dipikirkan,” pungkasnya.

Kini bola panas ada di tangan APH. Masyarakat Cantuk hanya menunggu satu jawaban: *Ini tambang legal atau tambang liar berkedok izin?*bPihak pengelola yang disebut berinisial *Cip* tetap kami beri ruang hak jawab.

Redaksi//

Bara-News.it.com 

_Tim Investigasi

Berita Terkait

Direktur BUMD Tulang Bawang Tantang Ketua Fortuba Buktikan Dugaan Korupsi Rp30 Miliar di Kejari
NGAWI – Sebuah usaha rias pengantin di kawasan pemukiman warga di desa ngancar, kecamatan pitu , Kabupaten Ngawi, Jawa Timur,
Mengenang Jasa dan Perjuangan Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. A. Kamil Razak, SH, MH: Selamat Jalan Tokoh, Guru, dan Sahabat Karib DePA-RI
KEPALA DESA TREWUNG (BAPAK ABDI) SAAT INI MENCETAK SEJARAH SEPANJANG MASA PERLU DI BUAT CONTOH PENGAPDIAN BELIAO 
Plt. Kades Sidokepung kecamatan Buduran Kab. Sidoarjo dilaporkan ke KEJARI Sidoarjo atas Dugaan korupsi dana Penyalahgunaan wewenang jabatan Dana BK ( Bantuan Keuangan ) Rp1 Milyar tahun anggaran 2025
Dugaan Calo dan Setoran Fantastis di KB Samsat Probolinggo Kota Disorot, Nama Oknum KRI Berpangkat Ipda Ikut Disebut
Kebakaran Kembali Melanda Gunung Arjuno-Welirang, Api Terlihat dari Gerbang Tol Malang
Enam Bulan Somasi Tak Digubris, H. Marsudi Bersama Warga Segel Pintu Masuk Tower di Tanjung Bumi

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:24 WIB

Direktur BUMD Tulang Bawang Tantang Ketua Fortuba Buktikan Dugaan Korupsi Rp30 Miliar di Kejari

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:23 WIB

NGAWI – Sebuah usaha rias pengantin di kawasan pemukiman warga di desa ngancar, kecamatan pitu , Kabupaten Ngawi, Jawa Timur,

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Mengenang Jasa dan Perjuangan Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. A. Kamil Razak, SH, MH: Selamat Jalan Tokoh, Guru, dan Sahabat Karib DePA-RI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:40 WIB

KEPALA DESA TREWUNG (BAPAK ABDI) SAAT INI MENCETAK SEJARAH SEPANJANG MASA PERLU DI BUAT CONTOH PENGAPDIAN BELIAO 

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Plt. Kades Sidokepung kecamatan Buduran Kab. Sidoarjo dilaporkan ke KEJARI Sidoarjo atas Dugaan korupsi dana Penyalahgunaan wewenang jabatan Dana BK ( Bantuan Keuangan ) Rp1 Milyar tahun anggaran 2025

Kamis, 15 Oktober 2026 - 05:35 WIB

Enam Bulan Somasi Tak Digubris, H. Marsudi Bersama Warga Segel Pintu Masuk Tower di Tanjung Bumi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, Ketua Komisi II DPRD Tulang Bawang Gelar Sidak di SPBU BUMD

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:16 WIB

OBASINDO Memperkuat Daya Dukung Program Prioritas dan Direktif Presiden RI Dalam Lingkup Kementrian Kebudayaan

Berita Terbaru