Diduga Ada Pungli Surat Kesehatan Nikah Rp150 Ribu, Ketua LPK-GPI Tulang Bawang Angkat Bicara

MAT SUKENI

- Redaksi

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:58 WIB

5010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANG BAWANG // Praktik dugaan pungutan liar (pungli) kembali mencoreng institusi pelayanan publik di Kabupaten Tulang Bawang. Kali ini, dugaan pungli tersebut dilaporkan terjadi di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Menggala pada Kamis (30/7/2026). Insiden ini menimpa salah seorang warga yang sedang mengurus Surat Keterangan Sehat sebagai dokumen pelengkap persyaratan pernikahan dari Kantor Urusan Agama (KUA).

 

Menurut informasi yang dihimpun, warga tersebut diminta membayar uang sebesar Rp150.000 oleh oknum petugas di Puskesmas Menggala untuk penerbitan surat keterangan tersebut. Nilai nominal ini dinilai tidak wajar dan diduga kuat tidak memiliki dasar aturan atau regulasi yang sah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menanggapi peristiwa ini, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (DPD LPK-GPI) Kabupaten Tulang Bawang, Junaidi Romli, angkat bicara. Ia menyatakan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam keras tindakan oknum petugas kesehatan tersebut.

“Kami sangat menyayangkan dan miris melihat masih adanya praktik pungli di fasilitas kesehatan masyarakat, terlebih di Puskesmas Menggala. Pengurusan surat keterangan sehat untuk keperluan administrasi pernikahan seharusnya dipermudah dan disesuaikan dengan aturan tarif resmi yang berlaku, bukan dijadikan ajang pungutan liar demi keuntungan pribadi oknum tertentu,” tegas Junaidi Romli saat dimintai keterangan, Kamis (30/7/2026).

 

Junaidi menambahkan bahwa tindakan ini telah melanggar komitmen pelayanan publik yang bersih dan transparan, serta mencoreng nama baik Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang. Terlebih, Puskesmas Menggala merupakan salah satu pusat layanan kesehatan utama yang menjadi tumpuan masyarakat di ibu kota kabupaten.

Lebih lanjut, DPD LPK-GPI Tulang Bawang meminta kepada Kepala Puskesmas Menggala, Dinas Kesehatan, serta pihak-pihak terkait untuk segera melakukan investigasi internal dan menindak tegas oknum yang terlibat.

“Kami mendesak pihak manajemen puskesmas dan Dinas Kesehatan Tulang Bawang untuk memberikan sanksi tegas kepada oknum tersebut agar ada efek jera. Jangan sampai ulah segelintir oknum merusak kepercayaan masyarakat terhadap program-program pelayanan kesehatan gratis dan prima yang sedang digalakkan pemerintah daerah,” pungkas Junaidi Romli.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Puskesmas Menggala maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pungli yang dikeluhkan oleh warga tersebut.

Redaksi//

Bara-News.it.com

Investigasi 

Berita Terkait

NGAWI – Sebuah usaha rias pengantin di kawasan pemukiman warga di desa ngancar, kecamatan pitu , Kabupaten Ngawi, Jawa Timur,
Mengenang Jasa dan Perjuangan Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. A. Kamil Razak, SH, MH: Selamat Jalan Tokoh, Guru, dan Sahabat Karib DePA-RI
KEPALA DESA TREWUNG (BAPAK ABDI) SAAT INI MENCETAK SEJARAH SEPANJANG MASA PERLU DI BUAT CONTOH PENGAPDIAN BELIAO 
Plt. Kades Sidokepung kecamatan Buduran Kab. Sidoarjo dilaporkan ke KEJARI Sidoarjo atas Dugaan korupsi dana Penyalahgunaan wewenang jabatan Dana BK ( Bantuan Keuangan ) Rp1 Milyar tahun anggaran 2025
Dugaan Calo dan Setoran Fantastis di KB Samsat Probolinggo Kota Disorot, Nama Oknum KRI Berpangkat Ipda Ikut Disebut
Enam Bulan Somasi Tak Digubris, H. Marsudi Bersama Warga Segel Pintu Masuk Tower di Tanjung Bumi
Pastikan Tepat Sasaran, Ketua Komisi II DPRD Tulang Bawang Gelar Sidak di SPBU BUMD
OBASINDO Memperkuat Daya Dukung Program Prioritas dan Direktif Presiden RI Dalam Lingkup Kementrian Kebudayaan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:40 WIB

KEPALA DESA TREWUNG (BAPAK ABDI) SAAT INI MENCETAK SEJARAH SEPANJANG MASA PERLU DI BUAT CONTOH PENGAPDIAN BELIAO 

Minggu, 20 September 2026 - 19:55 WIB

MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) DPC Pasuruan Raya Hadir dalam Baksos Pembangunan Masjid Baitul Falah di Puspo

Sabtu, 5 September 2026 - 22:27 WIB

Kecmatan grati kabupaten Pasuruan ada yang mau jadi penipu atas nama oni

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:04 WIB

MADAS DPC PASURUAN KOTA MENDAMPINGI KEDUA BELAH PIHAK TERAPKAN RESTORATIF JUSTICE, APRESIASI JAJARAN POLSEK LEKOK  

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Silaturahmi dan Santunan Yatim, MADAS DPC Pasuruan Raya Perkuat Kepedulian Sosial dan Kebersamaan Anggota

Berita Terbaru