12 Tahun Menanti Kepastian Hukum, MADAS Sedarah Soroti Dugaan Hilangnya Berkas LP 1026/2014 di Polresta Bogor Kota

MAT SUKENI

- Redaksi

Senin, 6 Juli 2026 - 07:14 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, // 5 Juli 2026 – Seorang warga lanjut usia, Deddy Barnas Djiun (81), mengaku telah menunggu kepastian hukum selama kurang lebih 12 tahun atas laporan polisi yang dibuatnya di Polresta Bogor Kota pada tahun 2014.

Laporan tersebut tercatat dengan Nomor LP/B/1026/X/2014/SPKT. Hingga Juli 2026, keluarga bersama tim pendamping menyatakan belum menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) maupun penjelasan resmi mengenai perkembangan penanganan perkara tersebut.

Situasi itu mendapat perhatian dari Majelis Adat Suku Madura (MADAS) Sedarah. Organisasi tersebut menilai persoalan ini menyangkut hak setiap warga negara untuk memperoleh kepastian hukum dan pelayanan publik yang transparan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Bidang Hubungan TNI dan Polri MADAS Sedarah, Abah Edy “Macan”, mengatakan pihaknya menduga terdapat permasalahan dalam pengelolaan administrasi perkara sehingga keberadaan berkas laporan tersebut belum dapat ditelusuri secara jelas.

“Yang kami perjuangkan adalah kejelasan proses hukum bagi seorang warga lanjut usia yang sudah menunggu sangat lama. Kami berharap semua pihak dapat membuka perkara ini secara transparan,” ujar Abah Edy kepada awak media di Bogor, Minggu (5/7/2026).

Sebagai tindak lanjut, MADAS Sedarah bersama tim pendamping korban berencana menyampaikan pengaduan resmi ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Mabes Polri pada Selasa, 8 Juli 2026.

Dalam pengaduan tersebut, mereka meminta dilakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga berkaitan dengan hilangnya berkas perkara, penjelasan resmi dari Polresta Bogor Kota mengenai status penanganan LP/B/1026/X/2014/SPKT, serta evaluasi terhadap penanganan perkara agar korban memperoleh kepastian hukum.

Abah Edy menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal pelayanan publik serta mendorong penegakan hukum yang profesional.

“Kami menghormati institusi Polri dan berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara profesional. Jangan sampai satu kasus yang belum jelas mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap banyak anggota Polri yang telah bekerja dengan baik,” katanya.

Selain melaporkan ke Divpropam Mabes Polri, MADAS Sedarah juga berencana menyampaikan tembusan pengaduan kepada Komnas HAM dan Ombudsman RI sebagai bentuk permohonan pengawasan terhadap proses penanganan laporan tersebut.

Rencananya, rombongan pendamping korban akan bertolak dari Bogor menuju Mabes Polri di Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, untuk menyerahkan dokumen pengaduan secara resmi.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Polresta Bogor Kota terkait perkembangan penanganan laporan polisi Nomor LP/B/1026/X/2014/SPKT maupun mengenai dugaan hilangnya berkas perkara sebagaimana disampaikan oleh pihak pendamping korban.

Redaksi

Bara-News.it.com

Investigasi 

Berita Terkait

Direktur BUMD Tulang Bawang Tantang Ketua Fortuba Buktikan Dugaan Korupsi Rp30 Miliar di Kejari
NGAWI – Sebuah usaha rias pengantin di kawasan pemukiman warga di desa ngancar, kecamatan pitu , Kabupaten Ngawi, Jawa Timur,
Mengenang Jasa dan Perjuangan Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. A. Kamil Razak, SH, MH: Selamat Jalan Tokoh, Guru, dan Sahabat Karib DePA-RI
KEPALA DESA TREWUNG (BAPAK ABDI) SAAT INI MENCETAK SEJARAH SEPANJANG MASA PERLU DI BUAT CONTOH PENGAPDIAN BELIAO 
Plt. Kades Sidokepung kecamatan Buduran Kab. Sidoarjo dilaporkan ke KEJARI Sidoarjo atas Dugaan korupsi dana Penyalahgunaan wewenang jabatan Dana BK ( Bantuan Keuangan ) Rp1 Milyar tahun anggaran 2025
Dugaan Calo dan Setoran Fantastis di KB Samsat Probolinggo Kota Disorot, Nama Oknum KRI Berpangkat Ipda Ikut Disebut
Enam Bulan Somasi Tak Digubris, H. Marsudi Bersama Warga Segel Pintu Masuk Tower di Tanjung Bumi
Pastikan Tepat Sasaran, Ketua Komisi II DPRD Tulang Bawang Gelar Sidak di SPBU BUMD

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:24 WIB

Direktur BUMD Tulang Bawang Tantang Ketua Fortuba Buktikan Dugaan Korupsi Rp30 Miliar di Kejari

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:23 WIB

NGAWI – Sebuah usaha rias pengantin di kawasan pemukiman warga di desa ngancar, kecamatan pitu , Kabupaten Ngawi, Jawa Timur,

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Mengenang Jasa dan Perjuangan Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. A. Kamil Razak, SH, MH: Selamat Jalan Tokoh, Guru, dan Sahabat Karib DePA-RI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:40 WIB

KEPALA DESA TREWUNG (BAPAK ABDI) SAAT INI MENCETAK SEJARAH SEPANJANG MASA PERLU DI BUAT CONTOH PENGAPDIAN BELIAO 

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Plt. Kades Sidokepung kecamatan Buduran Kab. Sidoarjo dilaporkan ke KEJARI Sidoarjo atas Dugaan korupsi dana Penyalahgunaan wewenang jabatan Dana BK ( Bantuan Keuangan ) Rp1 Milyar tahun anggaran 2025

Kamis, 15 Oktober 2026 - 05:35 WIB

Enam Bulan Somasi Tak Digubris, H. Marsudi Bersama Warga Segel Pintu Masuk Tower di Tanjung Bumi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, Ketua Komisi II DPRD Tulang Bawang Gelar Sidak di SPBU BUMD

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:16 WIB

OBASINDO Memperkuat Daya Dukung Program Prioritas dan Direktif Presiden RI Dalam Lingkup Kementrian Kebudayaan

Berita Terbaru