Pemkot Surabaya Tutup Mata Terhadap Pengusaha Besi Tua Terkait Pencemaran Lingkungan di Tepi Jalan Platuk Surabaya Utara

MAT SUKENI

- Redaksi

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:43 WIB

5016 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya // Bara.News.it.com  Dugaan pencemaran lingkungan akibat aktivitas pemotongan besi tua di Tepi Jalan Platuk, Surabaya kembali menjadi sorotan. Warga mengeluhkan atas aktivitas usaha yang di lakukan Pengusaha sekitar yang melakukan pemotongan dan penimbunan besi bekas yang beroperasi tepat di tepi Jalan Platuk, Surabaya.

Kegiatan ini diduga keras melanggar aturan selain dilakukan di tepi Jalan, pekerjaan pemotongan besi tua ini menyebabkan pencemaran lingkungan atas debu, asap, kebisingan, hingga dugaan limbah yang ditimbulkan dari aktivitas industri tersebut.

Di tengah keluhan yang terus bermunculan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dinilai belum menunjukkan langkah pengawasan dan penindakan yang optimal. Sejumlah warga menyebut aktivitas pemotongan besi tua berlangsung hampir setiap hari. Selain menimbulkan suara bising dari proses pemotongan menggunakan alat berat, debu logam yang beterbangan juga dikhawatirkan berdampak terhadap kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak dan lanjut usia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, keluhan masyarakat telah beberapa kali disampaikan kepada pihak terkait. Namun hingga kini aktivitas tersebut masih berlangsung.

“Tempat ini sudah berbulan-bulan beroperasi tanpa kendali. Bahu jalan habis dipakai untuk menumpuk besi, asapnya menusuk hidung, dan pengendara harus mengerem mendadak menghindari tumpukan barang. Ini jelas melanggar ketertiban umum dan aturan tata ruang kota,” tegas Pengguna Jalan.

Yang menjadi sorotan lebih tajam adalah lemahnya pengawasan dari jajaran Pemerintah Kota Surabaya dan Dinas Perizinan serta Ketertiban Umum. Masyarakat mempertanyakan mengapa aktivitas yang merugikan banyak pihak ini dibiarkan berlangsung tanpa ada tindakan tegas, baik penertiban maupun pencabutan izin jika memang tidak sesuai ketentuan.

“Kami tidak menolak usaha, tetapi kami ingin pemerintah hadir memastikan kegiatan itu tidak mengaggu aktivitas pengguna jalan di wilayah Jalan Platuk serta tidak mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan warga,” ujarnya.

“Kalau dibiarkan terus, ini bukti lemahnya penegakan aturan. Kami minta Wali Kota dan instansi terkait segera turun tangan: tertibkan lokasi tersebut, bebaskan bahu jalan, dan pastikan lingkungan kembali aman untuk warga. Jangan sampai kepentingan satu pengusaha mengorbankan kenyamanan dan keselamatan ribuan orang setiap harinya,” tuntut warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pengusaha maupun Pemerintah Kota Surabaya terkait keluhan dan desakan tersebut. Masyarakat berharap ada tindakan nyata, bukan sekadar janji tanpa bukti.

Redaksi//

Bara-News.it.com

(Aziz)

Berita Terkait

Direktur BUMD Tulang Bawang Tantang Ketua Fortuba Buktikan Dugaan Korupsi Rp30 Miliar di Kejari
NGAWI – Sebuah usaha rias pengantin di kawasan pemukiman warga di desa ngancar, kecamatan pitu , Kabupaten Ngawi, Jawa Timur,
Mengenang Jasa dan Perjuangan Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. A. Kamil Razak, SH, MH: Selamat Jalan Tokoh, Guru, dan Sahabat Karib DePA-RI
KEPALA DESA TREWUNG (BAPAK ABDI) SAAT INI MENCETAK SEJARAH SEPANJANG MASA PERLU DI BUAT CONTOH PENGAPDIAN BELIAO 
Plt. Kades Sidokepung kecamatan Buduran Kab. Sidoarjo dilaporkan ke KEJARI Sidoarjo atas Dugaan korupsi dana Penyalahgunaan wewenang jabatan Dana BK ( Bantuan Keuangan ) Rp1 Milyar tahun anggaran 2025
Dugaan Calo dan Setoran Fantastis di KB Samsat Probolinggo Kota Disorot, Nama Oknum KRI Berpangkat Ipda Ikut Disebut
Enam Bulan Somasi Tak Digubris, H. Marsudi Bersama Warga Segel Pintu Masuk Tower di Tanjung Bumi
Pastikan Tepat Sasaran, Ketua Komisi II DPRD Tulang Bawang Gelar Sidak di SPBU BUMD

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:24 WIB

Direktur BUMD Tulang Bawang Tantang Ketua Fortuba Buktikan Dugaan Korupsi Rp30 Miliar di Kejari

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:23 WIB

NGAWI – Sebuah usaha rias pengantin di kawasan pemukiman warga di desa ngancar, kecamatan pitu , Kabupaten Ngawi, Jawa Timur,

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Mengenang Jasa dan Perjuangan Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. A. Kamil Razak, SH, MH: Selamat Jalan Tokoh, Guru, dan Sahabat Karib DePA-RI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:40 WIB

KEPALA DESA TREWUNG (BAPAK ABDI) SAAT INI MENCETAK SEJARAH SEPANJANG MASA PERLU DI BUAT CONTOH PENGAPDIAN BELIAO 

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Plt. Kades Sidokepung kecamatan Buduran Kab. Sidoarjo dilaporkan ke KEJARI Sidoarjo atas Dugaan korupsi dana Penyalahgunaan wewenang jabatan Dana BK ( Bantuan Keuangan ) Rp1 Milyar tahun anggaran 2025

Kamis, 15 Oktober 2026 - 05:35 WIB

Enam Bulan Somasi Tak Digubris, H. Marsudi Bersama Warga Segel Pintu Masuk Tower di Tanjung Bumi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, Ketua Komisi II DPRD Tulang Bawang Gelar Sidak di SPBU BUMD

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:16 WIB

OBASINDO Memperkuat Daya Dukung Program Prioritas dan Direktif Presiden RI Dalam Lingkup Kementrian Kebudayaan

Berita Terbaru